Senin, 26 Desember 2011

APA BU ?!


 Ku ciptakan puisi dari hasil perasan otak
Kau baca dan taruh (saja)
Ku bawakan  kudapan dari barter dengan sedikit pundi rupiah
Kau berkata : “borosnya”

Sempat bahkan sering
Keluhmu tertangkap di celah rutinitas sehari-hari
Mual, muak ingin muntah!
tiada tahan
namun masih saja berupaya menyungging bibir membentuk bulan
Sedang hatimu seperti ruang tanpa lampu dan ventilasi

Ku ciptakan puisi dari hasil perasan otak
Kau baca dan taruh (saja)
Ku bawakan  kudapan dari barter dengan sedikit pundi rupiah
Kau berkata : “borosnya”
Ku temani kau kemanapun, taman, mall, keluar ibukota
Namun penolakan mutlak adalah jurus
Katamu : “habiskan duit saja”

Apa sebenarnya yang bisa membungakan hati itu ?
Yang jauh disana tak terbaca pentium otakku
Ataukah aku yang apatis
Dan acuhkanmu selama ini
Sadis

Ku gerakkan tangan dan kaki
Kiranya mampu ringankan beban
yang seakan tertambat di atas ubun-ubun
dan punggung serta kakimu
Ada sinar dari kedua bola mata itu
dan mimik yang ku tahu
mungkin cinta
dan kebaktianku lah sebagai alasannya

Surabaya, 22 desember 2011
-      Hari Ibu -

Sabtu, 17 Desember 2011

" MOTIVASI HARI INI "

" SEMANGAT dan MOTIVASI " menjadi pembeda antara jiwa yang hidup, atau hanya sekedar mayat hidup

Jumat, 16 Desember 2011

MENGHILANG TANPA PESAN

     Seorang wanita memiliki sahabat yang sangat disayanginya.. mereka pun pergi bersama kemanapun dan sering melakukan aktifitas bersama-sama.. saking sayangnya sampai-sampai si wanita mengorbankan banyak hal demi sahabatnya.. sudah lama wanita itu mencintai seorang pria, dan selalu menceritakan perasaannya pada sahabatnya tersebut.
     Suatu hari, wanita menjumpai sahabatnya mengirim pesan singkat dan wall mesra, tanpa sepengetahuan si wanita.. saat si wanita menyakan pada sahabat, sahabatnya berkata bahwa dia hanya ingin mencomblangkan wanita tersebut dengan pria yang dicintainya.. namun beberapa kali wanita itu menjumpai sahabatnya berboncengan dengan si pria, dengan ajakan sahabatnya.. si wanita merasa tak tahan, ia menanaykan maksud sahabatnya secara blak-blakan apakah dia juga punya rasa yang sama pada si pria.. namun nihil, sahabat menjawab "tidak". wanita jengkel dan emosi, namun ia ingat bahwa sahabatnya itu hidupnya sudah menderita karena alasan keluarga.. wanita itu hanya bermaksud, jika memang sahabatnya mencintai si pria, ia ingin merelakan pria itu, namun sahabatnya menjawab tidak..
     Hari demi hari berjalan, wanita semakin dekat dengan si pria, namun di belakangnya si wanita terbayang-bayang apa yang dirasakan sahabatnya sesungguhnya.  si pria menyatakan cinta pada si wanita, namun sahabat itu semakin menjauh.. terakhir, ia bermaksud pergi kembali ke daerah asal nan jauh, si wanita pun sudah merencanakan kejutan untuk perpisahannya dengan mengundang banyak teman.. namun saat tiba saatnya, si wanita menelefon sahabatnya dan jawabannya adalah "maaf, aku sudah tidak di sana, aku sudah sampai di tempat tujuanku''. Spontan tangan kanan si wanita yang memegang ponsel gemetar, dan air mata pun berlinang.. dalam benak si wanita terus terngiang-ngiang.. "apa yang dirasakan sahabatku sebenarnya, dan apa salahku padanya".........


apakah Anda pernah mengalami hal senada ??

Rabu, 07 Desember 2011

Orang-orang yang impiannya besar,
Jika ada di dalam kegalauanmu itu, perasaan lebih rendah daripada mereka yang lebih berpengalaman daripadamu, maka bersegeralah bertindak, dan banyak-banyaklah melakukan kebaikan yang bisa kau lakukan.
Satu-satunya cara untuk menjadi berpengalaman, adalah melakukan.
Tanda bahwa engkau terlambat atau kurang bertindak, adalah hal-hal yang tadinya SEBAIKNYA kau lakukan, berubah menjadi HARUS kau lakukan.
Engkau jiwa muda yang menolak diperlakukan kurang dari terhormat, maka pantaskanlah dirimu bagi penghormatan.
Segera, lakukanlah yang SEBAIKNYA kau lakukan, sebelum ia menjadi KEHARUSAN.
You can do it. You are the boss of your life.
Buatlah orang-tuamu bangga!
Mengapakah ada pasangan – yang seharusnya sepanjang hidup itu, bertengkar dan saling merendahkan, mencari kesalahan, dan bermuslihat membuktikan keburukan satu sama lain?
Saling marah dan membenci bukanlah jalan hidup yang baik dan membahagiakan.
Marilah kita memilih untuk memaafkan dengan tulus dan mesra, dan meneruskan kehidupan dengan mensyukuri kebaikan dan pengorbanan satu sama lain.
Janganlah kita mementingkan merasa benar di atas kesalahan dan kesedihan kekasih hati kita.
Kehidupan ini untuk berbahagia, bukan untuk saling melukai hati.
Andalah yang melengkapi di mana dia kurang, dan Andalah yang menguatkan diri baginya, di saat dia lemah.
Jadilah seindah-indahnya kekasih.
Jika Anda hanya bersedia melakukan yang sudah bisa Anda lakukan, kapankah Anda akan mampu melakukan yang belum bisa Anda lakukan?
Maka janganlah menolak pekerjaan baru, karena itu adalah kesempatan untuk melakukan sesuatu yang berada di atas kelas kemampuan Anda saat ini.
Ingatlah, kelas Anda ditentukan oleh kelas pekerjaan Anda.
Dan karena Anda berhak bagi sebaik-baiknya kelas, upayakanlah.

Banyak suami istri yang sangat resmi sikapnya kepada satu sama lain.
Mereka tidak berjalan bergandengan tangan, tidak saling memanggil dengan julukan yang manis, tidak memeluk atau mencium saat berpamitan, dan tidak menunjukkan tanda-tanda kangen saat bertemu setelah terpisah seharian.
Dan saat pulang dari kantor, sang suami tidak berseru lantang
… “Honey … I am home ?!”
Tidak terdengar suaranya, … tau-tau sudah kejepit pompa air di belakang rumah.
Anda berdua menua bersama-sama, lebih mesralah.